Bandung Spirit for Palestine 19 April 2016

Dalam rangka perayaan HUT ke-61 Tahun KAA, Direktorat Diplomasi Publik c.q. Museum KAA Bandung dan Sekretariat BPPK c.q. Perpustakaan Ali Alatas bekerja sama menyelenggarakan kegiatan seminar dengan tema “Bandung Spirit for Palestine” bertempat di Ruang Pameran Tetap Museum KAA, Bandung pada tanggal 19 April 2016. Hadir sebagai pembicara Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Yang Mulia Fariz Mehdawi, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar Nurul Aulia dan Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Mohamad Hery Saripudin. Seminar dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Bandung serta media massa.

Seminar dibuka oleh sambutan dari Sekretaris Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemlu, Sambutan Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Hukum dan HAM, dan Direktur Diplomasi Publik Kemlu. Dalam seminar ini terdapat 3 rangkaian kegiatan yaitu pemutaran Film Dokumenter Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina; Talk Show Bandung Spirit for Palestine; dan pameran buku dan foto terkait hubungan Indonesia dengan Palestina.

Rekomendasi yang dihasilkan dalam seminar “Bandung Spirit for Palestine”, antara lain:

  1. Pelaksanaan KTT Luar Biasa OKI telah memberikan dampak yang besar, terutama untuk kalangan internasional. Hal ini sangat baik bagi mendukung dan melaksanakan komitmen terhadap kemerdekaan Palestina.
  2. Perlu adanya kelanjutan dari seminar “Bandung Spirit for Palestine. Terutama dari para generasi muda, dan karena Bandung telah dikenal sebagai Ibukota KAA kiranya dapat terus dikembangkan semangat dukungan kepada Palestina. Indonesia dan para generasi muda harus memiliki ide dan kreatifitas serta inovasi dalam mengemas semangat dukungan Palestina ini. 
  3. Sarana media merupakan salah satu cara penyampaian keadaan yang sebenarnya yang terjadi.
  4. Meningkatkan kerjasama Indonesia dengan Palestina terutama peningkatan volume perdagangan, guna membangun dinamika ekonomi rakyat Palestina.
Tags: